|
Genie Nail Art - Tatto Kuku |
|
|
|
|
Written by Moderator
|
|
Tuesday, 18 March 2008 |
|

Genie Nail Art - Tatto Kuku
Nama Perusahaan : PT. Global Empat Naga Line Of Business : Franchise Printing Jumlah Store saat ini : - Berdiri sejak : 2005 Franchise sejak : 2006 Royalty Fee : - Franchise Fee : - Total Investasi awal : Rp. 38 juta ( mesin saja ) Luas Minimum : 2 m x 4 m Pilihan Tempat : Pusat Keramaian / Mall
GENie Nailart adalah paket usaha system mandiri yang bergerak dalam bidang seni Cetak langsung di kuku sebagai medianya. Paket ini dapat mengenali secara otomatis besar dan bentuk dari bermacam macam kuku dan dapat dipakai untuk mencetak koleksi photo pribadi maupun gambar-gambar art dalam bentuk digital yang disimpan di sebuah computer (telah tersedia pilihan 2000 gambar). |
|
Read more...
|
|
|
Written by berbagai sumber
|
|
Monday, 07 January 2008 |
|

Berdiri Sejak : 2003 Total Investasi : Rp. 40 jt - 60 jt Kebab Turki Baba Rafi merupakan salah satu anak perusahaan Baba Rafi dengan founder Bapak Hendy Setiono. Kebab adalah makanan khas dari Timur Tengah yang menjadi salah satu produk unggulan dari perusahaan.
Kebab Turki Baba Rafi berdiri sejak tahun 2003, telah menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga bisnis seperti: The Bridge Universal InfoXcommindo (sebagai Management System Development) dan Chimera (sebagai Management Marketing System)
|
|
Read more...
|
|
|
Franchise, franchisor, franchisee, master franchisee, multi franchise... |
|
|
|
|
Written by berbagai sumber
|
|
Friday, 04 January 2008 |
Franchise, franchisor, franchisee, master franchisee, multi franchise...
Franchise adalah suatu bentuk kolaborasi antara perusahaan perusahaan yang independen, di mana franchisor dan/atau franchisee, terikat oleh kontrak perjanjian tertulis, di mana: -franchisee mendapat hak « mengkopi » kesuksesan franchisor dalam aspek fisik (merek produk, dekorasi, koleksi produk...) dan non fisik (metode, 'know how », kolaborasi dan pembagian tugas antara franchisor dan franchisee... serta supplier) dan sebagai kompensasinya, franchisee haruslah menghormati metode dan norma jaringan serta haruslah membayar kewajibannya seperti franchise fee dan entry fee (bersambung...) |
|
Read more...
|
|
|
Franchise Expo Paris 2008, International Exhibition dalam berwira usaha di bidang jaringan, 14-17 Ma |
|
|
|
|
Written by berbagai sumber
|
|
Friday, 04 January 2008 |
|
Franchise Expo Paris 2008, International Exhibition dalam berwira usaha di bidang jaringan, 14-17 Maret 2008, Paris Franchise Expo Paris, International Expo dalam berwirausaha di bidang jaringan, akan berlangsung dari tgl 14 hingga 17 Maret 2008 di Porte de Versailles di Paris. Sejak lebih dari 25 tahun, event unik ini memamerkan bran lokal, regional, nasional dan internasional di bawah bimbingan Federasi Franchise Prancis (Fédération française de la franchise). Lebih dari 400 brands yang ingin merekrut franchisee, meluncurkan merek produknya, mengembangkan dan mengekspor jaringan mereka, hadir menampilkan konsep mereka. Lebih dari 75 bidang usaha akan ditampilkan , dari supermarket hingga prêt à porter, dari bengkel mobil hingga agen real estate, dari mainan hingga salon kecantikan, dari pabrik kertas hingga kolam renang... Sekitar 30.000 pengunjung yang akan hadir di acara ini. Sebuah referensi yang significant untuk mengetahui berita terkini dan ter-up to date di bidang komersial di Prancis dan dunia, dengan semua trend pasar, Franchise Expo mempertemukan para profesionla yang yterkenal dan para pakar yang terbaik di bidangnya. Mereka akan menawarkan anda saran dan informasi penting tentang komersialisasi jaringan brand mereka: kontrak perjanjian, kewajiban, dan kode ethik... Investor asing akan menggunakan program spesifik seperti affaire meeting. Program Master Franchise Meeting memungkinkan mereka dalam mempertemukan para exposant/franchisor dalam menjawab setiap kebutuhan dan memproyeksikannya ke dunia internasional. Pertemuan ini ditujukan kepada para invstor yang sedang mencari konsep baru dan ingin menanamkan modalnya di negara mereka, tetapi juga para operator asing yang telah memiliki bisnisnya di bidang distribusi dan tertarik pada pengembangan merek produk baru termasuk di dalamnya para enterpreneur yang ingin berinvestasi di bidang tertentu dengan kemampuan/kapasitas finansial yang memungkinakan. |
|
Read more...
|
|
|
Yuk, Rame-rame Bisnis Waralaba |
|
|
|
|
Written by Jajat.S
|
|
Tuesday, 20 November 2007 |
|
Yuk, Rame-rame Bisnis Waralaba
Bisnis dengan sistem ini semakin dilirik pelaku bisnis di Indonesia. Selain memberikan keuntungan besar, pun tidak perlu repot soal brand image.
Bisnis dengan sistem franchise di Indonesia saat ini seakan-akan tidak pernah mati. Semakin hari semakin banyak perusahaan yang memakai sistem bagi hasil ini. Mulai dari jenis usaha restoran sampai ke biro travel. Perkembangan yang cukup signifikan ini tentunya semakin menggairahkan dunia bisnis di Indonesia. Berbisnis dengan sistem franchise tentu berbeda dengan bisnis biasa. Perbedaannya terletak pada managerial dan sistemnya. Inilah mengapa franchise atau waralaba banyak diminati para pelaku bisnis atau entrepreneur di Indonesia khususnya Jakarta. Tidak heran kalau pelaku bisnis saling berebut dan memilih perusahaan franchise sebagai mitranya. |
|
Read more...
|
|
|
Rame-rame Ikut Bisnis Franchise Biofir |
|
|
|
|
Written by Jajat.S
|
|
Tuesday, 20 November 2007 |
 Rame-rame Ikut Bisnis Franchise BiofirModel ini tentunya menarik untuk diikuti. Meski menggunakan sistem franchise namun membernya tidak perlu memiliki gerai. Apalagi modal besar. Franchise yang satu ini sistemnya berbeda dengan franchise yang lain. Bahkan boleh dibilang bentuknya sedikit mirip multi level marketing (MLM). Bagaimana tidak. Sistem franchise yang diberlakukan PT Global Network Explore (GNE) ini memiliki bonus dan komisi bagi setiap member yang berprestasi. Tidak cuma itu saja, disini juga diberlakukan sistem jaringan.
Ya, itulah GNE, perusahaan yang menjual produk-produk kesehatan asal Jepang dan bermarkas di Indonesia. Produk GNE yang terkenal adalah kalung Biofir yang banyak diminati masyarakat Indonesia dan dunia. Sejak 2004 GNE mulai menerapkan sistem franchise menggantikan sistem sebelumnya yakni MLM. “Dengan sistem franchise ini justru lebih berkembang ketimbang pakai sistem MLM,” ujar Mahmudin, salah satu distributor Biofir. |
|
Read more...
|
|
|